Pengenalan
Sistem taruhan kuda yang baru diluncurkan di Turki, kini dikelola oleh United Racing Şans Oyunları, sedang menjadi pusat pembicaraan karena berbagai kritik. Meski baru tujuh bulan dari kontrak sepuluh tahun yang ditandatangani, sistem ini sudah mendapat sorotan terkait masalah pembayaran komisi kepada agen dan kejelasan pengelolaan.
Latar Belakang
Peralihan pengambilalihan sistem taruhan yang sebelumnya dipegang oleh Türkiye Jokey Kulübü (TJK) dilakukan oleh United Racing Şans Oyunları pada awal 2026. Dukungannya datang dari Türkiye Wealth Fund (TVF) yang mempertahankan kontrol hukum atas industri pacuan kuda di Turki. Tujuan perubahan ini adalah mendorong sisi bisnis taruhan ke arah komersial yang lebih terstruktur.
Isu Komisi Agen
Masalah besar yang mencuat adalah pemangkasan komisi agen. Sebuah laporan dari Cumhuriyet menyebut bahwa agen taruhan di bawah jaringan Sanal Bayiler kini menerima komisi yang dipangkas dari 4,5% menjadi 2,5% untuk taruhan pacuan kuda di Turki, baik di toko fisik maupun secara online. Bahkan, outlet yang menjual kupon TJK kini menerima komisi hanya 5% dari sebelumnya 6%. Kebijakan yang diambil tanpa diskusi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan agen mengenai dampak ekonomi yang dihadapi bisnis mereka.
Dampak Ekonomi
United Racing mengelola lebih dari 2.000 agen fisik yang diharapkan tidak hanya menjalankan sistem taruhan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi pacuan kuda selama satu dekade. Walaupun mengurangi biaya bisa memperbesar keuntungan operator, keputusan ini belum tentu menghasilkan nilai lebih bagi pasar pacuan kuda.
Masalah Kepemilikan
Aspek lain yang menjadi perhatian adalah struktur kepemilikan di balik operator baru tersebut. Berbagai laporan media mengungkap hubungan antara United Racing dengan entitas seperti Spine Şans Oyunları dan Four Leaves Şans Oyunları, dan kaitannya dengan keluarga Demirören, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam sektor perjudian di Turki, termasuk Milli Piyango dan taruhan olahraga melalui İddaa/Bahis. Meskipun tidak ada pelanggaran yang dicatat, situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai dominasi pasar oleh kelompok usaha tertentu.
Tanggapan dari Parlemen
Parlemen memberikan respon signifikan, dengan anggota parlemen Ankara, Selçuk Özdağ, yang mempersoalkan pemberian kontrak serta entitas yang terlibat. Fakta bahwa United Racing baru terbentuk pada 20 November 2025 dengan modal TRY1 juta sebelum pengambilalihan juga mengundang perhatian.
Kesimpulan
Kritik terhadap model taruhan kuda di Turki menyoroti pentingnya keterbukaan dan partisipasi dalam keputusan yang mempengaruhi industri besar ini. Meskipun perubahan ini mungkin bertujuan untuk meningkatkan struktur bisnis, cara pelaksanaannya dan dampaknya perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan apakah manfaat ekonomi yang dijanjikan benar-benar dapat dicapai.