Otoritas Standar Periklanan (ASA) baru-baru ini meminta Oddschecker untuk menghapus beberapa posting Instagram mereka. Permintaan ini muncul karena konten tersebut diduga melanggar kebijakan iklan yang terkait dengan perjudian dan perlindungan anak-anak. Ini terjadi setelah ASA menolak keluhan tentang iklan Instagram dari Betway yang menampilkan Thierry Henry.
Dalam postingan di akun Instagram OddscheckerTV pada November 2025, fokus utama adalah dua pesepakbola terkenal, Harry Kane dan Erling Haaland. Postingan tersebut mengaitkan mereka dengan aktivitas taruhan, yang mendorong intervensi dari ASA. Salah satu posting menunjukkan Kane terkait dengan prediksi pemenang Ballon d'Or 2026, sementara Haaland dikaitkan dengan peluang kemenangan Norwegia di Piala Dunia 2026.
Tindakan ASA Oddschecker berdalih bahwa postingan tersebut berbentuk komentar editorial, bukan iklan langsung. Namun, ASA memutuskan bahwa karena postingan ini ditampilkan di sebuah platform di bawah kendali Oddschecker dan menyebutkan volume serta peluang taruhan, itu dianggap sebagai komunikasi pemasaran. Oleh karenanya, posting ini harus sesuai dengan peraturan iklan perjudian seperti yang diatur dalam Kode CAP, termasuk aspek tanggung jawab sosial.
Pertimbangan ASA
Menurut ASA, sosok profil tinggi seperti Kane dan Haaland memiliki daya tarik besar bagi anak muda. Menggunakan mereka dalam konteks perjudian dianggap "tidak bertanggung jawab." Oleh karena itu, ASA memerintahkan Oddschecker untuk tidak lagi menggunakan konten serupa dan memperingatkan agar tidak melibatkan ikon dengan daya tarik kuat bagi kaum muda dalam iklan perjudian mendatang.
Perbedaan dengan Kasus Thierry Henry
Kasus ini berbeda dengan situasi Betway, di mana ASA tidak menemukan pelanggaran dalam iklan yang menampilkan Thierry Henry. Betway menjelaskan bahwa Henry, yang kini lebih aktif sebagai komentator setelah pensiun dari sepak bola, lebih dikenal oleh kalangan dewasa. Pengikut remajanya di Inggris cukup rendah, sehingga daya tarik terhadap anak muda dinilai minim.
Regulasi Iklan Perjudian dan Anak-anak
Keputusan ini diambil di tengah peningkatan pengawasan terhadap bagaimana iklan perjudian menjangkau audiens muda di Inggris. Aturan saat ini melarang pemasaran judi yang menarik bagi anak-anak dan kaum muda, termasuk penggunaan tokoh yang dapat ditiru. Meski demikian, ASA baru-baru ini membebaskan Ladbrokes dari keluhan mengenai iklan "Ladbucks," yang disebut-sebut menyerupai mata uang dalam video game, setelah menyatakan tidak memiliki daya tarik besar bagi anak-anak.